Antar Suami Berobat ke Dukun, Seorang Istri Jadi Korban Pencabulan

Seorang yang berinisial SU (33) ditangkap oleh polisi terduga mencabuli perempuan yang berinisial MW (18). Korban yang diperlakukannya dengan tidak senonoh saat mengantarkan suaminya ke rumah pelaku yang mengaku dirinya sebagai dukun.

“Pelaku kami tangkap di rumahnya tanpa melakukan perlawanan,” kata Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Wahyu Setyo Pranoto, di Baturaja, Jumat (24/4/2020).

Kasus ini berawal saat korban mengantarkan suaminya untuk mengobati sakit kulit dirumah pelaku di Desa Penyandingan, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, pada Senin (13/04/2020) sekitaran pukul 22.00 WIB.

“Korban datang ke pondok pelaku untuk mengobati suaminya yang menderita penyakit kulit,” katanya.

Pada saat itu, SU yang mengaku dapat mengobati penyakit suami korban dengan syaratnya harus memandikan suami istri tersebut secara bergantian. Tak menaruh rasa curiga, MW dan suaminya yang menuruti permintaan dari pelaku.

Keduanya lalu dimandikan oleh dukun palsu ini, DU. Setelah itu, menurut Wahyu suami istrinya ini diajak ke tempat permandian di areal Kebun Karet Desa Penyandingan.

“Saat itu suami dan korban dimandikan secara bergantian oleh pelaku,” ujarnya lagi.

Lalu saat giliran tiba, pelaku memandikan korban, pelaku berbuat tidak senonoh kepada korban.

“Setelah itu pelaku mengancam korban agar tidak melaporkan perbuatan cabulnya kepada suaminya,” katanya pula.

Setelah peristiwa tersebut, korban yang mengaku trauma dan akhirnya menceritakan semuanya kepada suaminya.

“Selanjutnya pada 15 April 2020, mereka melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Mendapat laporan dari korban, kami bergerak cepat menyelidiki keberadaan tersangka,” kata dia.

Polisi saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut menjerat pelaku dengan pasal 289 KUHP.

Leave a Comment