Bakar Sampah, Ketua RT di Jambi Geram Hingga Keroyok Warga

beritaindonesiaterkini.net — Hal sepele juga dapat menjadi kejadian tragis. Sebagaimana yang belum lama terjadi di Kota Jambi, seorang ketua RT melakukan pengeroyokan terhadap salah satu tetangganya lantaran masalah pembakaran sampah.

Seorang berinisial FZ adalah ketua RT sekaligus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Jambi diamankan oleh kepolisian setempat setelah menjadi pelaku dugaan pengeroyokan kepada salah satu tetangganya.

Korbannya adalah Bessek Herawati, perempuan berusia 40 tahun, warga Lorong Bungo Tanjung, RT 001, Telainapura, Kota Jambi. Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada Rabu, 29 April 2020.

Kuasa hukum Bessek Herawati, Masta Melda Aritonang mengungkap awal mula peristiwa pengeroyokan tersebut adalah ketika kliennya sedang membakar sampah di sekitar rumah. Saat itu, salah satu tetangga Bessek merasa terganggu hingga terjadi adu mulut.

FZ menjabat sebagai ketua RT, mendengar pertikaian tersebut dan langsung mendatangi Bessek dan tetangganya yang tengah berseteru.

Bukannya melerai kedua warganya yang bertikai, FZ ini justru ikut tersulut emosi. FZ memarahi Bessek hingga mendorong-dorong suami Bessek. Masta menyebutkan saat itu Bessek dan sang suami tak memberi perlawanan.

“Pertama yang berdebat itu korban sama tetangganya. Tiba-tiba, pelaku ini atau pak RT ini langsung datang, arogan, marah-marah, disorong-sorong suami pelapor atau korban ini tapi dia gak melawan,” ujar Masta, pada Selasa (05/05/2020).

Semakin terbawa suasana, Bessek tak terima dan semakin kesal dengan perilaku FZ terhadap sang suami. Merespons Bessek, FZ pun semakin geram hingga ia melakukan dugaan tindak kekerasan. Bukan hanya FZ, istri dan anak FZ juga tersulut emosi. Mereka sempat pulang untuk mengambil parang dan pisau.

Sementara itu, FZ yang tidak mencoba meredam suasana. Ia hanya ingin merekam kejadian itu dengan santai.

“Si korban ini gak terima. Dia bela lah suaminya, di situlah anak dan istri pelaku datang. Dia dikeroyok” terang Masta.

Akibat dari tindakan kekerasan yang dialami oleh dirinya, Bessek mengalami luka lebam dibagian paha dan anggota tubuh yang lain. Bersama dengan kuasa hukumnnya, Bessek melaporkan FZ sebagai tersangka pengeroyokan ke Polresta Jambi.

Kanit Reskrim Polresta Jambi, melalui Subbag Humas Polresta Jambi, Ipda Jefry Simamora telah membenarkan adanya laporan itu.

“Iya, kita sudah terima laporannya dan saat ini sedang kita proses” ujar Ipda Jefry Simamora.

Kebiasaan yang membakar sampah bagi masyarakat Indonesia memang kegiatan yang lumrah. Namun, hal ini memang tak bisa dilakukan dengan sembarangan. Apalagi membakar sampah plastik dapat menimbulkan dioksin yang beracun bagi tubuh.

Meskipun demikian, FZ yang tak seharusnya melakukan aksi kekerasan untuk menegur warganya yang membakar sampah. Sebagai ketua RT, FZ juga seharusnya melerai pertikaian dan bisa meredam jika ada warganya yang sedang berkelahi.

Leave a Comment