Bandar Sabu Tertangkap Saat Ngaji, Simpan Dalam Al-Quran

beritaindonesiaterkini.net — Seorang pengedar sabu di Surabaya akhirnya ditangkap oleh polisi pada Jumat (26/06/2020). Pelaku yang bernama Slamet Riyadi (45), warga Slamet Riyadi (45), warga Jalan Tenggumung Wetan, Gang Delima, Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya.

Pada saat digrebek, Slamet yang datang untuk mengaji dirumahnya. Ia pun panik dan nekat menyembunyikan sabu kedalam Al-Quran agar tak ketahuan oleh petugas.

Dilansir dari detik.com, pada Kamis (02/07/2020), polisi mengamankan barang bukti berupa tiga poket sabu dengan berat total 1,10 gram. Pada kasus ini terungkap berkat adanya informasi dari warga sekitar melalui Aplikasi Jogo Suroboyo.

“Petugas melakukan penangkapan di TKP yaitu di Jalan Tengumung Wetan. Di rumah tersangka ditemukan tiga klip berisi sabu yang berat masing-masingnya 0,35 gram, 0,35 gram dan 0,40 gram yang disimpan di dalam Al-Quran, yang disimpan di samping televisi di kamar tersangka,” jelas Kanit Unit Idik II, Iptu Danang Eko Abrianto di Mapolrestabes Surabaya, pada Kamis (02/07/2020).

Diketahui, Slamet mendapatkan barang haram ini dari bandar bernama Haikal, yang saat ini sedang dalam pengejaran polisi. Dari Haikal, Slamet membeli satu paket sabu dengan harga Rp 3 juta.

Bandar Sabu Tertangkap Saat Ngaji, Simpan Dalam Al-Quran
Bandar Sabu Tertangkap Saat Ngaji, Simpan Dalam Al-Quran

“Oleh pelaku kemudian dipecah menjadi 15 poket dan 12 poket sudah terjual. Tersisa tiga yang petugas temukan ini,” imbuh Danang.

Saat dilakukan penangkapan dirumahnya, Slamet sedang mengaji. Lantaran panik karena ada petugas yang datang, ia nekat memasukkan sabu kedalam Al-Quran dan berharap tidak akan ketahuan. Tapi untungnya usaha itu gagal dan petugas kepolisian mengetahui.

“Saya panik karena akan ditangkap polisi. Waktu saya ngaji, dengar polisi-polisi lalu saya buka (Al-Qur’an), langsung saya masukkan,” kata Slamet saat rilis di Mapolrestabes Surabaya, pada Kamis (02/07/2020).

Bapak satu cucu ini mengaku biasanya menyimpan sabu diluar rumah agar tak diketahui oleh keluarganya. Namun, berhubung barang itu tinggal dikit, ia pun menyimpan tiga poket sabu yang belum terjual didalam rumah.

Bandar Sabu Tertangkap Saat Ngaji, Simpan Dalam Al-Quran
Bandar Sabu Tertangkap Saat Ngaji, Simpan Dalam Al-Quran

“Di luar rumah, ini tinggal sedikit saya simpan (di Al-Qur’an). Iya (biar aman). Menyesal,” sambungnya.

Berita ini juga diunggah oleh akun Twitter @detikcom pada Kamis (02/07/2020). Netizen yang membaca berita ini dibuat jengkel dan memberikan berbagai tanggapannya. Banyak juga dari mereka yang heran kenapa si pelaku senekat itu menyimpan barang haram di dalam Kitab Suci Al-Quran.

@edonuraennn: “Anda pikir di jepit kitab suci sabunya jadi halal weyy ? Sadarlah bapak bapak salah jalur”

@bintartov: “Auto jadi halal dong sabunya”

@danangady_: “Masuk neraka jalur inovasi”

@Razor16568281: “Ternyata pengedar masih ingat agama”

@ramazaynworld: “Mungkin sabunya mau dibacain ayat biar halal”

Dari penjelasan polisi ini, satu poket sabu dijual dengan harga Rp 100 ribu sampai Rp 300 ribu oleh si pelaku. Selain itu, polisi juga mengamankan handphone, struk pembayaran bank, dan Al-Quran yang dipakai si pelaku untuk menyimpan sabu.

Slamet yang dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun di penjara.

Leave a Comment