Berpura-pura Jadi Dukun, 3 Emak-emak Komplotan Penipu Beraksi di Banjarmasin

Polda Kalimantan Selatan yang berhasil meringkus komplotan penipu dengan modus hipnotis atau gendam yang telah melakukan aksinya di banyak tempat, baik di Kalimatan Selatan maupun di Kalimantan Tengah.

“Ada lima tersangka yang diamankan. Terdiri dari dua pria dan tiga wanita,” terang Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel Kombes Pol Dr. Sugeng Riyadi di Banjarmasin, pada Sabtu (18/4).

Kelima pelaku ini yang mempunyai masing-masing peran. Untuk tersangka pria berinisial AR (61) yang menjadi otak komplotan ini berpura-pura sebagai paranormal (dukun). Dia dibantu oleh keempat orang lainnya yang mencari calon korban, yakni RS (56), SH (49), ZN (56) dan FR (53).

Oleh pelaku, para korban yang diperdaya dengan menggunakan ilmu genggam, sehingga korban tanpa kesadaran akan menyerahkan perhiasan yang dipakai seperti kalung dan anting hingga uang dan handphone.

“Dalam setiap aksinya, AR berperan sebagai orang pintar yang bisa menyembuhkan bermacam penyakit. Mereka mencari korban secara acak di jalanan,” tutur Sugeng.

Komplotan tersebut, terendus polisi setelah dua korbannya melaporkan ke Polres Tabalong. Kemudian Tim Opsnal Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel membackup Unit Jatanras Polres Tabalong melakukan pengejaran hingga berhasil menangkap para pelaku di lokasi yang terpisah di Kalsel.

“Dalam penangkapan, tim gabungan Polres Tabalong dan Polda juga dibantu Polres Barito Kuala dan Unit Jatanras Polsekta Banjarmasin Selatan,” timpal Sugeng.

Bagi masyarakat yang merasa pernah menjadi korban dari penipuan ini, dihimbau agar melaporkan kasus nya ke kantor polisi terdekat sehingga dapat ditelusuri rekam jejak komplotan kriminal yang meresahkan hal itu.

Leave a Comment