Biadab! Modus Pinjam Sabit, Lelaki Ini Malah Setubuhi Ibu Muda di Ladang Jagung

beritaindonesiaterkini.net — Tak dapat dipungkiri bahwa pelaku pemerkosaan terkadang adalah orang yang dekat dengan korban. Seperti halnya yang dialami oleh seorang ibu muda asal Lamongan, Jawa Timur. Ketika tengah diladang miliknya, ia malah menjadi korban pemerkosaan tetangganya sendiri.

Aksi bejat ini dilakukan Daminto (43) warga Dusun Katar, Desa Ngimbang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Pria itu diamankan polisi lantaran dilaporkan atas tuduhan pencabulan terhadap WI (35) yang merupakan tetangganya sendiri. Rumah pelaku dan korban memanglah berdekatan, sebab hanya berjarak sekitar 2 meter dari pelaku.

Melansir Surya.co.id (13/06/2020), pada Minggu 1 Juni 2020 sekitar pukul 09.00 WIB korban akan berangkat menuju ke ladang jagung miliknya. Ternyata Daminto yang merupakan tetangga dekat korban, membuntuti korban sampai diladangnya.

Ladang jagung yang sangat sepi itu, sehingga Daminto kemudian menghampiri korban dan menepuk pundaknya dari belakang. Korban yang kaget itu menoleh dan mendapati Daminto di belakangnya. Daminto pun berdalih untuk meminjam sabit milik korban untuk memetik pepaya di area perhutani tersebut.

Tanpa adanya rasa curiga korban meminjamkannya pada pelaku. Setelah berhasil memetik pepaya, pelaku pun mengupasnya disekitaran ladang korban. Tiba-tiba korban meminta supaya sabitnya dikembalikan saat pelaku masih belum selesai mengupas pepaya.

Ketika itu, pelaku yang mulai melancarkan aksi bejatnya itu dengan meremas salah satu bagian sensitif korban. Merasa takut, korban kemudian berusaha untuk kabur. Namun, Daminto yang telah dikuasi oleh nafsu ini menarik tangan kiri korban. Bahkan ia sampai merampas sabit yang tengah dipegang korban.

Sabit tersebut ia jadikan sebagai senjata untuk mengancam korban. Korban yang tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa menangis ketakutan.

“Jangan keras-keras kalau nangis, kalau sampai didengar orang, kamu saya bunuh,” ancam pelaku.

Korban merasa takut dan gemetaran karena ancaman tersebut. Akhirnya pelaku melanjutkan aksi tak senonohnya karena keadaan juga sepi sehingga tak ada yang melihat. Bahkan setelah puas, pelaku masih sempat mengancam korban sebelum meninggalkannya di ladang jagung.

“Kowe nek sampek cerito wong, tak pateni (kalau kamu sampai cerita ke orang, akan saya bunuh kamu),” ungkap lelaki bejat itu.

Korban yang masih ketakutan akhirnya tidak jadi memetik jagung lalu kembali ke rumah. Sampai dirumah, ia menjelaskan peristiwa naas yang baru saja dia alami diladang. Korban kemudian diantar keluarga untuk melaporkan ke Marsilan yang merupakan perangkat desa.

Lalu pada Senin (02/06/2020), laporan tersebut akan diteruskan ke Polsek Ngimbang. Perkaranya ditangani Unit Pelindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lamongan.

Sekarang, pelaku telah diamankan oleh anggota PPA. Dari kejadian tersebut, anggota mengamankan sejumlah barang bukti seperti 1 unit sabit sepanjang 20 cm dan pakaian yang dikenakan korban saat kejadian. Tersangka dikenakan pasal 285 KUHP dan telah mendekam dipenjara.

Leave a Comment