Bunuh Diri karena Sakit, Tinggalkan Surat dan Sejumlah Uang

Seorang pria berinisial S (68) warga Desa Melangasri, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang memiliki sakit asam lambung menjadi alasan untuk nekat untuk bergantung diri dalam rumahnya.

Kapolsek Panekan AKP Sukarno mengatakan, pria tersebut nekat bunuh diri karena sudah 2 tahun terakhir menderita sakit asam lambung.

“Dari pemeriksaan, murni gantung diri. Diduga sudah tidak tahan karena menderita sakit lambung hampir 2 tahun,” ujar Sukarno

Sebelum dirinya nekat untuk gantung diri, S yang bekerja sebagai petani tersebut ternyata meninggalkan surat yang dibungkus tas plastik merah. Melalui surat tersebut, S minta menjelaskan soal bunuh diri dan meminta agar dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sekincang.

“Pesannya minta dimakamkan di Sekincang dekat dengan kakaknya,” ujar W yang merupakan anak S.

Selain meninggal pesan, S yang juga meninggalkan uang Rp 371.000 sebagai biaya untuk pemakaman dirinya. W yang mengaku kaget terhadap kejadian ini, karena Ayahnya yang tak pernah mengeluh sakit.

“Tidak ada yang tahu, karena tidak pernah mengeluh. Selain surat ada uang Rp 371.000,” kata W.

Setelah dievakuasi, jenazah S yang langsung dimandikan dan dikuburkan oleh keluarga sesuai dengan surat wasiat yang telah ditinggalkan.

Bunuh diri dapat terjadi disaat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu dirinya. Jika Anda memiliki sebuah masalah yang sama, maka jangan pernah menyerah dan memutuskan untuk mengakhiri hidup begitu saja. Anda tak sendiri untuk ini. Banyak cara dengan berbagai pilihan untuk meringankan keresahan yang dirasakan dan yang dijalankan.

Leave a Comment