Diingatkan Pakai Masker Malah Tak Terima, Satpam Tampar Perawat

Polisi segera mengusut kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan seorang satpam berinisial B terhadap perawat yang berinisial HM di Klinik Pratama Dwi Puspita, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (09/04/2020) pada pukul 09.00 WIB.

“Pasti akan kami tindak tegas, kalau itu nanti masuk tindak pidana ringan atau penganiayaan kena pasal 352 KUHPidana. Tapi kalau nanti hasil visum itu menunjukkan luka berat bisa kena pasal 351 KUHPidana dan terancam penjara,” jelas Plt Kapolsek Semarang Timur Iptu Budi Antoro.

Budi melanjutkan, kejadian itu berawal saat B datang ke klinik untuk berobat. Namun, saat itu HM yang sedang bertugas mengingatkan B untuk mengenakan masker saat berobat. Lalu, diduga satpam yang tak terima dengan ucapan HM tersebut, B terekam dalam kamera CCTV saat menampar korban.

“Karena tidak terima kemudian terlapor B melakukan pemukulan. Setelah kejadian kemudian korban melapor di Polsek Semarang timur,” jelas Iptu Budi.

Menindaklanjuti laporan HM, polisi yang masih mendalami keterangan korban dan sejumlah saksi di lokasi kejadian tersebut.

“Setelah saksi tercukupi keterangannya baru memanggil terlapor,” kata Iptu Budi.

Sementara, pasca kejadian tersebut, HM yang dilaporkan mengalami trauma. Dirinya juga mengeluh pusing usai mendapat pukulan dari satpam tersebut.

Leave a Comment