Ditangkap! Atlet Parkour Ciuman di Rooftop

Dua atlet olahraga parkour yang merupakan sepasang kekasih, ditangkap oleh pihak kepolisian Iran akibat berciuman di rooftop yang viral di media sosial dalam pekan ini.

Alireza Japalaghy ditangkap pada Senin (18/05/2020), sementara sang pacar yang tak disebutkan namanya diamankan pihak kepolisian pada Kamis (21/05/2020).

Berdasarkan sumber inforamasi dari pihak kepolisian setempat pada Kamis (21/05/2020), sejoli ini ditangkap akibat melakukan hal yang tak pantas kemudian menyebarkan di sosial media.

“Foto seorang remaja pria dan peremouan yang menujukkan perilaku tidak pantas dan tidak sesuai dengan norma agama, disebarluaskan di media sosial,” kata keterangan kepolisian mengutip Kantor Berita Tasnim.

Penangkapan kedua atlet parkour ini banyak menarik perhatian publik. Beberapa warganet mengkritik pihak kepolisian yang dirasa kelewatan semangat menahan orang atas tindakan seperti ini dibandingkan dengan upaya polisi dalam memberantas tindak kejahatan yang lebih berat seperti korupsi.

“Gadis dengan atlet parkour ditangkap, saya berharap ada niat untuk memerangi tindakan korupsi ekonomi juga,” ujar seorang pengguna twitter, Daryoush.

Kasus ini bukan kali pertama otoritas berwenang Iran menangkap influencer atau publik figur atas apa yang telah dilakukannya di media sosial.

Sebelumnya juga pada Oktober 2019, kepolisian Iran menangkap seorang influencer bernama Fatemeh Khisvand atau yang lebih dikenal dengan Sahar Tabar, lantaran mengunggah foto yang memperlihatkan dirinya menggunakan make-up (tidak biasa) di Instagram.

Terkait dengan kejahatan di media sosial, Polisi Cyber Iran mengatakan pihaknya akan menindaktegaskan siapapun yang tidak mengindahkan peraturan negara tersebut.

“Tidak ada perbedaan antara perilaku kriminal di dunia nyata maupun media sosial,” ujar deputi sosial Polisi Cyber Iran Ramin Pashei.

Leave a Comment