Heboh Warga di Surabaya Ambil Paksa dan Bongkar Peti Jenazah Positif Corona, Begini Faktanya!

Sebuah video yang merekam sejumlah orang mengambil paksa jenazah pasien positif Virus Corona di Kota Surabaya, Jawa Timur, tengah viral di media sosial.

Berdasarkan informasi yang beredar, aksi itu diduga dilakukan oleh sekelompok warga yang berasal dari Pegirian, Kecamatan Semampir.


  1. Viralnya warga di Surabaya ambil paksa jenazah pasien Virus Corona

Dilansir dari Kompas.com, pada Selasa (09/06/2020), Camat Semampir Siti Hindur Robba Humaidiyah angkat bicara terkait adanya dugaan warganya yang terekam mengambil paksa jenazah pasien Virus Corona.

Dia mengatakan bahwa peristiwa itu benar adanya, namun saat itu pihak keluarga merasa yakin bahwa keluarganya yang meninggal itu tidak terinfeksi corona.

“Memang (dalam video viral) itu warga Pegirian. Mereka menganggap itu bukan Covid-19, padahal hasil swab-nya itu positif,”

Dalam video yang viral itu, memang terlihat jelas sekelompok orang membawa paksa jenazah positif Virus Corona beserta ranjang pasien keluar dari rumah sakit.


      2. Jenazah tetap dimakamkan dengan protokol ketat

Peristiwa pengambilan paksa jenazah pasien Virus Corona ini pun langsung mendapatkan respon cepat dari petugas puskesmas dan Muspika.

Sampai akhirnya petugas bisa melacak lokasi warga yang mengambil paksa jenazah tersebut dan memberikan penjelasan bahwa pasien itu memiliki status positif Virus Corona.

Setelah berdiskusi cukup lama, pihak keluarganya akhirnya mengizinkan petugas kesehatan untuk memakamkan jenazah.

Heboh Warga di Surabaya Ambil Paksa dan Bongkar Peti Jenazah Positif Corona, Begini Faktanya!
Heboh Warga di Surabaya Ambil Paksa dan Bongkar Peti Jenazah Positif Corona, Begini Faktanya!

Namun, saat petugas datang dan ingin mengevakuasi jenazah, peti steril yang sebelumnya sudah dipasang itu ternyata dibongkar.

“Keluarga ternyata mencopot kotak (peti) itu,”

Melihat ini, petugas langsung melakukan rangkaian rapid test kepada pihak keluarga dan hasilnya semua anggota keluarga dinyatakan non-reaktif.

Aksi warga yang mengambil paksa jenazah pasien Virus Corona di Surabaya lantaran merasa yakin keluarganya tidak terinfeksi Virus Corona ini memang sangat disayangkan.

Telebih, kondisi wilayah Surabaya yang saat ini menjadi salah satu zona merah penularan Virus Corona di Indonesia.

Leave a Comment