Keluarga di Sumatera Kompak Bobol m-Banking dan Gondol Uang Rp415 Juta!

beritaindonesiaterkini.net — Satu keluarga asal Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan diamankan Direktorat Reserse Khusus Polda Kepulauan Riau setelah melakukan aksi perampokan dengan modus penipuan mobile banking (m-banking).

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, para pelaku yang berinisial NA, AN, dan MA telah berhasil menggondol uang senilai Rp 415 juta. Lalu, seperti apa keterangan dari kepolisian terkait aksi satu keluarga menjadi sindikat perampok ini?

Dilansir dari Kompas.com, pada Rabu (01/07/2020), Ditreskrimsus Polda Kepri Hanny Hidayat memberikan penjelasan terkait penangkapan sindikat rampok m-banking di Batam. Dia mengatakan, para pelaku merupakan salah bagian dari kelompok perampok yang cukup terkenal yakni sindikat Tulung Selapan “Tipsani” alias tipu disana tipu disini.

Penangkapan rekening ini sendiri bermula dari adanya warga yang melapor telah menjadi korban perampokan yang membuat uang sebesar Rp 415 juta di rekeningnya hilang. Penyelidikan pun akhirnya berlangsung sampai mengarah ke pada arah AN, NA, dan MA yang ternyata adalah satu keluarga.

“Menariknya, ketiganya (pelaku) merupakan keluarga,”

Para pelaku sendiri memiliki peran yang bervariasi. Tersangka NA diketahui bertugas sebagai pengambil alih nomor telepon korban.

Keluarga di Sumatera Kompak Bobol m-Banking dan Gondol Rp415 Juta!
Keluarga di Sumatera Kompak Bobol m-Banking dan Gondol Rp415 Juta!

Lalu tersangka AN, memiliki peran meretas data nasabah korban dari mobile banking (m-banking). Sedangkan, MA mengalirkan aliran uang yang telah dirampok ke beberapa rekening lewat internet untuk menghilangkan jejak.

Polisi yang juga berhasil mengunkap modus perampokan para pelaku yang memang terlihat cukup modern ini. Terlebih, targetnya adalah rekening dari mobile banking para korban.

Para tersangka sendiri memulai aksinya dengan mencuri data nomor ponsel korban yang lantas membuat laporan palsu ke provider telepon seluler.

Hal ini agar bisa mendapatkan akses masuk lewat nomor ponsel korban menuju m-banking para target perampokan.

Setelah data nomor telepon berhasil didapatkan, para pelaku yang memulai melakukan akses lewat internet banking para korban. Saat inilah, para pelaku yang mulai menguras pundi uang korban dan dialirkan ke rekening lain.

Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa kartu sim, rekening korban, dan buku tabungan.

“Para tersangka ini merupakan pemain lama yang tergabung dalam sindikat Tulung Selapan Tipsani atau tipu sana sini,”

Kini, ketiganya ini terancam hukuman super berat setelah polisi menjerat dengan Pasal 46 ayat 1 jo Pasal 30 ayat 1 UU Nomor 11 tahun 2008 sebagaimana telah diubah UU Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE.

Aksi perampok dengan menggunakan modul bobol m-banking di Batam ini memang cukup memancing perhatian.

Pelaku yang berhasil ditangkap, diketahui sebagai satu keluarga yang berkomplot dalam sindikat kejahatan. Aksi ini pun sudah layaknya film-film Hollywood saja.

Semoga polisi yang bisa dengan segera megusut kasus ini dan anggota sindikat perampok lainnya bisa dengan segera ditangkap sehingga tak ada lagi korban penipuan yang harus dirugikan.

Leave a Comment