Keterlaluan! Pelakor Nekat Kirim Video Mesumnya Ke Istri Sah

beritaindonesiaterkini.net  —  Sebuah video penggerebekan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), Mawardi alias Yusuf Ardi dengan pelakor viral di media sosial. Pasalnya yang menggerebek adalah istri sah dari lelaki itu sendiri. Didalam video terlihat bahwa istri sah yang bernama Nurul tengah berteriak histeris, ia seolah-olah ingin meluapkan seluruh emosinya itu lantaran sungguh sakit hati dengan perlakuan sang suami.

Di sisi lain, pelakor yang disebut Jess (20) terlihat menutup wajahnya karena tak mau tersorot kamera, gadis itu sendiri merupakan pegawai disalah satu minimarket besar yang ada di Indonesia.

Dilansir dari Tribun-Medan.com, pada Kamis (02/07/2020) sebelum penggerebekan terjadi, ASN dan Jess yang sempat berhubungan badan. Hal ini diketahui dari rekaman video mesum yang dikirimkan oleh Jess kepada Nurul. Pelakor tersebut tega mengirimkan video setelah Nurul melabraknya karena telah merebut suaminya.

Menurut istri sah, Jess sengaja mengirimkan video tersebut untuk membuat Nurul marah sehingga menceraikan Mawrdi.

“Video perselingkuhan mereka sengaja divideokan dan dikirimkan kepada saya,” jelas Nurul yang masih merasa terkhianati.

Sebagai istri sah, Nurul sudah pasti sangat sakit hati terhadap perbuatan dari suami ataupun si pelakor yang sudah berani melawannya dengan mengirimkan video mesumnya. Apalagi selama berumah tangga mereka sudah dikarunia tiga anak.

Sebuah video penggerebekan istri sah terhadap oknum ASN dengan pelakor ini viral di media sosial, di dalam video sang istri sah terlihat teriak sangat histeris melihat suaminya didalam hotel dengan wanita lain. Ia berkali-kali berteriak sambil menangis.

“Astaghfirullah. Allahuakbar. Tega kau Ardi,” teriak histeris Nurul

Ia bahkan terlihat berkali-kali hampir menghajar pelakor yang hanya duduk diam sambil menutup wajahnya. Namun, suaminya selalu menghalanginya dan berusaha untuk menyuruhnya berhenti.

Melihat adanya pertengkaran hebat didalam kamar itu, karyawan hotel pun mendatangi lokasi dan menyuruh Nurul keluar. Masih kesal dan emosi, Nurul tetap berteriak histeris sambil meraih si pelakor.

Istri sah ini terus berusaha untuk dapat melampiaskan emosinya secara langusng kepada Jess, hal itu membuat pelakor berani untuk melawan dengan membentak balik istri sah.

“Kau tanya laki kau,” ucapnya masih dengan menutup wajah.

Si istri pun kembali melontarkan kata-kata kasar dan makian terhadap pelakor, ia juga bertanya dengan nada emosi pasca suaminya mengenai siapa perempuan yang ia pilih.

Menurut pengakuan dari Nurul, suaminya telah berkali-kali selingkuh dengan Jess. Pundaknya adalah tempo hari saat ia melakukan penggerebekan di hotel.

“Udah beberapa kali tahu aku dia selingkuh. Saya maafkan masih, tapi ini sudah keterlaluan,” katanya.

Nurul mengatakan selingkuhan suaminya itu merupakan gadis muda berusia 20 tahun yang bekerja di Minimarket, gadis itu tinggal di Tanjung Morawa.

Penggebekan Istri Sah ke Pelakor | Pelakor Nekat Kirim Video Mesumnya Ke Istri Sah
Penggebekan Istri Sah ke Pelakor | Pelakor Nekat Kirim Video Mesumnya Ke Istri Sah

Pada rabu (01/07/2020) setelah terjadinya penggerebekan, Nurul mendatangi Kantor Camat di Medan Polonia. Bersama dengan pengacara, ia mencari suaminya yang merupakan ASN di Pemko Medan. Mawardi menjabat sebagai bendahara di Kantor Camat Medan Polonia.

Namun, saat itu suaminya dikatakan sedang keluar. Kemudian Nurul menuju ke kantor polisi Polda Sumatera Utara untuk melaporkan suami dan selingkuhannya itu.

“Saya sudah 9 hari pisah rumah sama suami saya. Selama berumah tangga dengan suami, kami udah dikaruniai 3 orang anak, dan sebulan saya Cuma dikasih uang sebesar Rp 1.800.000. Selama berumah tangga saya tak tahu berapa besar gaji suami,” jelasnya.

Hans Silalahi, Kuasa Hukum Nurul angkat bicara bahwa Ardi memang berkali-kali selingkuh dengan Jess, tapi kliennya selalu memaafkan lantaran pertimbangan adanya tiga buah hati mereka. Namun, sekarang Nurul tak tahan lagi sehingga terjadi pertengkaran antara keduanya dan membuat mereka sempat berpisah rumah selama 1 minggu lebih.

Hans Silalahi berharap Wali Kota Medan memecat Ardi sebagai ASN yang telah mencoreng nama baik institusi mereka. Ia juga meminta ke pihak kepolisian serta Inspektorat Pemko Medan untuk memeriksa laporan keuangan dari kantor camat Polonia.

“Soalnya adanya pengakuan bahwa si Jess ini selalu menerima uang dari Ardi. Dengan adanya pengakuan ini akan dibuat menjadi laporan resmi ke Polda Sumatera Utara,” tegasnya.

Nurul pun telah membuat laporan ke Poldasu ditemani oleh kuasa hukumnya, dengan bukti lapor Nomor STTLP/1179/VII/2020/Sumut/SPKT “I” yang diterima oleh KA SPKT, AKBP Drs Benma Sembiring.

Leave a Comment