Lelaki Ini Tega Perkosa Anak Kandung Hingga Alami Pendarahan

Seorang ayah, warga Desa BM I, Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Murataradi, Sumatera Selatan tega memperkosa anak kandung yang berinisial RJ (10) yang merupakan anak kandungnya sendiri. Korban yang masih dibawah umur itu, terpaka harus dirawat di RS Rupit Kabupaten Muratara karena mengalami pendarahan serta trauma dengan apa yang dialaminya. Sedangkan pelaku Heriyanto (37) orang tua anak itu sudah diamankan di Mapolres Muratara.

Kemudian pelaku memaksa untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Korban yang masih lugu menolak ajakan dari pelaku. Namun, pelaku yang gelap mata menarik korban ke kamar serta memaksa untuk melayani hawa nafsunya itu.

Merasa perbuatannya aman, pelaku yang kemudian kembali melancarkan niatnya pada Selasa (21/04/2020) sekitar pukul 16.00 WIB. Pelaku yang memaksa korban hingga sang korban mengalami pendarahan yang cukup banyak.

“Perbuatan pelaku dilaporkan korban hari itu juga sekitar pukul 22.00 WIB kepada ibunya, bahwa ia (korban) mengalami pendarahan di bagian sensitif wanita, namun belum diberitahu korban siapa pelakunya,” terang Kapolres, Rabu (22/04/2020).

Setelah itu, ibu korban yang langsung membawa korban ke rumah sakit dengan segera ke rumah sakit umum Muara Rupit untuk mendapatkan perawatan medis dan disana di ketahui bahwa pelaku dari kejadian tersebut adalah bapak kandungnya. Selanjutnya ibu korban melaporkan kasus tersebut ke pihak Polres Muratara.

“Kita begitu mendapat laporan langsung bertindak dan mengamankan pelaku yang kebetulan ikut mengantar korban ke rumah sakit Rupit, beserta barang bukti satu helai baju dan celana korban,” tandasnya.

Hasil dari introgasi tersebut, pihak yang mengakui dan menerangkan bahwa perbuatannya tersebut dilakukan karena kesal dengan istrinya yang tak mau melayani dirinya.

“Kepada pelaku kita akan kenakan pasal tentang tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, tentang perlindungan anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam 76 D,76 E Jo pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di Bawah Umur” bebernya.

Leave a Comment