Pelik! Remaja 16 Tahun di Sulsel Hamil, Tapi Tak Tahu Siapa Bapaknya

beritaindonesiaterkini.net — Sungguh pelik dengan apa yang dialami oleh seorang remaja di Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pasalnya remaja perempuan ini sedang hamil namun tak tahu siapa ayah dari sang bayi itu.

Hal ini dikarenakan remaja itu diperkosa dalam keadaan mabuk. Kondisi korban ini mengalami tekanan psikologis karena kejadian itu.

Dilansir dari Suara.com, pada Jumat (19/06/2020), seorang gadis belia berumur 16 tahun di Soppeng, Sulawesi Selatan kini harus menanggung pilu, ia hamil usai diperkosa oleh laki-laki misterius. Sampai kini dirinya belum tahu siapa lelaki yang mennghamilinya.

Peristiwa itu terjadi pada bulan Desember 2019 lalu. Berdasarkan pengakuan korban, ia saat itu diajak ke tempat karaoke oleh temannya. Tiba-tiba saja ada seorang pria datang namun karena ruangan karaoke itu gelap, korban tak tahu wajah si pelaku.

“Kronologisnya begini, awalnya korban itu diajak oleh temannya untuk pergi menyanyi tempat karaoke, di dalam ruang karaoke, yang berada di sekitaran jalan Kemakmuran Kabupaten Soppeng, kondisi ruangan dalam keadaan gelap, dan pada saat itu ada laki-laki yang masuk,” ujar Ketua Lembaga Kajian dan Advokasi Indonesia, Arham, yang juga mendampingi kasus tersebut.

Dalam kondisi pengaruh minuman keras, korban kemudian dibawa oleh pria itu ke sebuah kos di Jalan Wijaya. Korban tak sadarkan saat dirinya diperkosa. Akhirnya ia terbangun dan mendapati tubuhnya itu sudah dalam keadaan telanjang. Usai kejadian itu, korban yang mengalami tekanan psikologis sampai tak berani pulang ke rumahnya.

“Korban tidak mengenali laki-laki tersebut, namun dia kenal wajah laki-laki yang satunya. Korban lalu dibawa oleh pria tersebut saat korban berada di bawah pengaruh minuman beralkohol,” kata Arham.

Selama beberapa hari korban yang menghilang dan sempat dicari oleh pihak keluarga. Akhirnya korban ditemukan dan langsung menceritakan apa yang dia alami ke keluarganya itu.

Korban yang mengalami trauma dan depresi atas kejadian tersebut. Kondisi korban sampai kini juga keadaan hamil. Arham yang mendampingi kasus tersebut mengatakan jika korban dan keluarganya itu telah melaporkan kasus ini ke Polres Soppeng.

Arham hanya berharap bahwa polisi dapat dengan segera mengusut kasus pemerkosaan tersebut sampai tuntas dan menangkap pelaku pemerkosaan.

“Saya yakin dan percaya bahwa Polres Soppeng dapat mengungkap kasus ini,” ucap Arham.

K0rban yang diketahui memang masih dibawah umur. Orangtua korban yang berharap bahwa pelaku dapat dengan segera ditangkap dan mendapat hukuman setimpal.

Leave a Comment