Polisi Gelapkan 71 Mobil usai Dibujuk Istri Muda

Seorang keanggotaan polisi bernama Iptu Hiswanto Ady ditangkap Propam Polda Kepri seusai menjadi desersi. Pria itu ditetapkan menjadi tersangka atas kasus penggelapan 71 unit mobil di Batam dan Tanjungpinang.

Ady sempat kabur dan tak diketahui kediamannya. Sejak menjadi buronan, Polda Kepri menerima sejumlah laporan terkait tentang penggelapan dan penipuan.

Tim Polda Kepri berhasil melacak keberadaan Ady serta menangkapnya dengan bekerja sama dengan salah seorang istrinya. Tersangka diketahui memiliki beberapa istri.

Rt, yang ditenggarai sebagai istri muda tersangka dimintai untuk melakukan video call lewat WhatsApp.

Video call lewat WhatsApp itu, Rt meminta agar suaminya segera menyerahkan diri.

“Abang serahkan diri kepada kepolisian, Aku enggak mau abang ditembak, kita hadapi bersama Abang,” bujuk Rt melalui video call WhatsApp itu, seperti dibeberkan Direktur Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol Arie Darmanto.

“Tadinya sempat melawan dan karena istri mudanya membujuk dan menunjukkan tempat persembunyian akhirnya kita amankan tanpa perlawanan,” kata Arie.

Seperti diwartakan sebelumnya, anggota Bag Renmin Polres Bintan tersebut sempat menghilang seusai dilaporkan terkait penggelapan sejumlah mobil sewaan.

Ia diduga menjadi pembeli serta penjual mobil hasil tarikan leasing yang kreditnya macet. Dari informasi itu, kendaraan tersebut diperjualbelikan dengan nilai jual berkisar dari Rp 34.000.000 sampai Rp 55.000.000.

Ady pernah menjadi Sespri eks Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian. Kala itu, HA tercatat bermasalah sampai dipindahkan ke Polres Bintan.

Dirinya dikabarkan tidak masuk dinas tanpa keterangan sejak tanggal 08 Mei 2020.

Total unit mobil yang sampai saat ini terindentifikasi TKP Batam dan Tanjung Pinang yang berjumlah 71 unit mobil berbagai jenis diantaranya, Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero, Mitsubishi Expander, Toyota Avanza,Toyota Yaris, Toyota Innova, Toyota Calya, Suzuki Ertiga, Honda mobilio, Honda Jazz, Daihatsu New Xenia dan Daihatsu Ayla.

Kasus ini terungkap, berawal dari penyitaan mobil oleh personel TNI dari tangan para pembeli yang berada di Tanjungpinang.

Leave a Comment