Pria Campurkan Hand Sanitizer ke dalam Minuman

Hand Sanitizer menjadi salah satu yang banyak diburu orang sekarang ini. Hal ini lantaran selama pandemi Covid-19 setiap orang dianjurkan untuk selalu membersihkan tangan mereka. Salah satu cara yang sangat efektif adalah membawa hand sanitizer kemana pun dan dimana pun mereka pergi.

Namun sayang, seorang justru salah satu menggunakan hand sanitizer. Bukannya digunakan untuk menghilangkan bakteri justru ia malah menghilangkan nyawanya sendiri.

Seorang pria asal Sulur resident, India meminum hand sanitizer hingga menyebabkan dirinya dalam masalah kesehatan yang cukup serius, sebelum akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (11/04/2020).

Dari pemeriksaan polisi, pria tersebut bernama E Bernard dari Siruvani Tank Road. Polisi menjelaskan bahwa pria tersebut merupakan seorang pekerja yang kerap mengantarkan silinder LPG. Diketahui bahwa Bernard yang merupakan seorang pria yang pecandu alkohol.

“Dia bekerja sebagai pengantar silinder LPG dan kecanduan alkohol,” ujar polisi setempat.

Dua hari sebelum Bernard meninggal dunia, ia mendapatkan hand sanitizer dari majikannya untuk digunakan agar terhindar dari Virus Corona.

“Dua hari yang lalu, majikannya memberinya sebotol pembersih tangan dan menyarankannya untuk menggunakannya untuk mencegah penyebaran Covid-19,” timpal petugas lagi.

Namun dikala itu, Bernard yang tampaknya dalam kondisi dimana dirinya sangat ingin menikmati alkohol. Karena di India yang sedang dalam keadaan lockdown, Bernard akhirnya kesulitan untuk mendapatkan akhohol.

Entah bagaimana ia mendapatkan ide untuk mendapatkan hand sanitizer yang memang mengandung alkohol ke dalam air dan minumannya itu.

“Bernard, yang tidak bisa membeli minuman keras karena lockdown itu, menambahkan air ke pembersih tangan berbasis alkohol dan meminumnya,” ujar petugas.

Akibatnya, Bernard dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama usai meminum air yang sudah dicampurkan hand sanitizer tersebut. Sayangnya, nyawa Bernard tak bisa diselamatkan.

“Dia dilarikan ke Coimbatore Medical College and Hospital (CMCH) setelah mengalami kesulitan reathing pada hari Sabtu sekitar jam 2 pagi. Tetapi dia tidak bisa diselamatkan,” pungkas petugas polisi itu.

Leave a Comment