Saat Pandemi Corona, Masa Berlaku SIM Habis? Tidak Akan Ditilang Polisi

Satlantas Polres Tulungagung menerapkan physical distancing dengan pembatasan terhadap pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kantor Satpas SIM.

Selain itu juga, Polisi juga memberi sedikit kelonggaran terhadap pemilik SIM yang masa berlakunya sudah habis pada waktunya selama virus corona meningkat, mereka tidak akan dikenakan sanksi tilang.

Para pengendara tidak harus mengikuti prosedur penerbitan SIM baru, melainkan hanya perpanjangan. Satpas SIM juga menerapkan sejumlah protokol pencegahan penyebaran Virus Corona.

“Sebelum masuk, suhu tubuh para pemohon SIM dicek menggunakan thermogan, masuk bilik sterilisasi dan diharuskan cuci tangan,” jelas Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia.

Petugas yang melayani masyarakat juga dilengkapi dengan alat pengaman diri lengkap, jarak antara petugas dan pemohon saat ini yang disekat dengan kaca.

“Petugas juga mengenalan face shield serta masker. Protokol ini harus dilakukan untuk mencegah penyebaran virus covid-19,” imbuhnya.

 kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, mengatakan saat ini pihaknya juga memberikan sejumlah kelonggaran.

Para pemegang SIM yang masa berlakunya sudah habis selama masa pandemi Virus Corona (Covid-19), tidak akan dikenakan penindakan tilang.

“Selain itu SIM yang mati mulai tanggal 17 Maret, tidak dilakukan prosedur penerbitan SIM baru melainkan hanya perlu melakukan perpanjangan,” jelas AKBP Eva.

Sebelumnya , layanan kantor Satpas SIM Polres Tulungagung, sempat ditutup selama seminggu. Begitu dibuka kembali pada Rabu yang lalu, antusias masyarakat yang cukup tinggi hingga menyebabkan antrean di tempat tes kesehatan dan psikologi, yang bukan dikelola pihak Satpas SIM.

Untuk mengurangi antrean ini, kini para pemohon SIM diarahkan untuk mengurus melalui sistem online melalui handphone.

Pihak Satpas yang juga mengoperasikan mobil SIM keliling di halaman kantor yang untuk mengurangi penumpukan antrean.

Leave a Comment