Sejoli Tewas Minum Racun karena Cinta Tak Direstui, Tulis Surat Wasiat: Akan Menggoyang dari Alam Baka

beritaindonesiaterkini.net — Pernikahan sepasang kekasih asal Bali ini berakhir dengan tragis. Karena tak direstui, pernikahan keduanya ini berakhir dengan perceraian. Depresi dengan apa yang mereka alami, mantan pasutri tersebut memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan meminum racun. Keduanya ini ditemukan tewas disebuah kos dengan meninggalkan surat wasiat.

Dilansir dari Tribunews.com, pada Rabu (24/06/2020) akibat dari hubungan cinta yang tak direstui oleh orangtuanya, sepasang kekasih yang sudah pernah membina rumah tangga nekat mengakhiri hidup mereka.

Mantan pasutri tersebut adalah I Made N dan Ni Made J yang ditemukan tewas disebuah kamar kos didaerah Karangasem, Bali. Keduanya ini mengakhiri hidup dengan cara minum racun. Jasad keduanya ini ditemukan oleh kakak Made J, Sujananta pada Selasa (23/06/2020).

“Sesampainya di sana Sujananta melihat pintu kamar dikunci dan sempat memanggil serta menggedor pintu namun tidak dibuka. Karena tak dibuka, akhirnya Sujananta meminjam obeng kepada tetangga kos untuk membuka engsel jendela kamar. Setelah berhasil membuka jendela, kakaknya mendapat adiknya bersama korban yang merupakan mantan suaminya dalam keadaan telentang dan sesak napas/tersengal dan kejang,” ujar Kapolsek Kota Karangasem, Kompol I Ketut Suartika.

Keluarga Made J langsung membawa keduanya ke RSUD Karangasem. Sempat mendapatkan tindakan medis, namun nyawa keduanya tak tertolong. Polisi tetap menyelidiki kasus itu guna mengetahui motif bunuh diri.

“Untuk mengetahui apa motif korban melakukan aksi itu masih kita selidiki,” imbuh Suartika.

Diketahui, pernikahan Made N dengan Made J yang tak direstui oleh orangtua. Hal ini dikarenakan Made N diketahui sudah memiliki istri dan seorang anak dari pernikahan sebelumnya. Akhir pernikahan keduanya ini juga berakhir pada perceraian. Meskipun demikian, keduanya ini masih sering bersembunyi untuk bertemu.

Sebelum bunuh diri, keduanya menulis surat wasiat dalam bahasa Bali yang ditujukan pada keluarganya. Surat tersebut merupakan bentuk kekecewaan mereka karena pernikahannya yang tak direstui.

“Cang ngidih pelih ajak mekejang, cang megedi nugtug bapak jani, cang kene karena sing ade ne ngerti jag keneh cang mekejang, ngedotang cang cerai, jani puasang nah, de mepangenan, de ade ngetelang yeh mata, kale ada idih bin besik dogen, idih olas, baang surate ne, kebesang jak matua jak mantan kuren cange, jak sedut bangken cange, yen kanti sing ngisianin pengidih cange, cang mesumpah ngocokang uling kedituan, sing ada ane lakar seger, terutama ne nunden cang ayahang sing dum cai ngabe umah, pang jeg ci dueg idangin ne mantuk meperang jani, buin lakar mepamit sing misi nah antiang kehancuran jak mekejang rasaang. Monto gen yen jak kurnan dek kawin dot ngae bemenang jani, cang be mati, panake cang kuasa jang jumah, be lege jani cang cerai dan mati. Suksema nah.”

ARTINYA :

“Untuk keluargaku. Saya minta maap kepada semuanya, saya pergi mengikuti bapak sekarang, saya begini karena tidak ada yang mengerti tentang hati saya, semua menginginkan saya bercerai, sekarang puaskan sudah jangan menyesal, jangan ada meneteskan air mata, satu permintaan saya minta tolong kasi surat ini, robekkan ke mertua sama mantan istri saya, bakar jenazah saya, kalau sampai tidak menuruti kemauan saya, saya bersumpah akan menggoyang dari alam baka dan tidak akan ada yang sehat terutama yang menyuruh saya membagi rumah, biar kamu saja yang pinter, Idangin yang pulang berperang sekarang, saya tidak minta ijin lagi, tunggu kehancuran untuk merasakan semuanya, segitu saja, untuk suami Kadek ingin menang sekarang. Sekarang saya sudah mati, Anak saya urus di rumah, saya yang berkuasa, sudah senang anda saya mati dan cerai. Terimakasih.”

Diketahui keduanya ini menikah pada akhir 2019, namun Made J yang dikembalikan ke orangtuanya karena tak direstui. Hal ini dikarenakan, Made N sudah memiliki istri dan seorang anak. Keduanya akhirnya berpisah secara adat.

Leave a Comment