Tak Karuan, Harga Masker Naik RS Ini Didenda Berjuta-juta

Sebuah rumah sakit (RS) di Kuala Lumpur, Malaysia dikenakan denda sebesar Rp 679 juta. Kasusnya berawal, RS jual masker dengan harga tinggi untuk pasien yang dirawat di RS tersebut.

Dari hasil investigasi yang dilakukan, RS itu terbukti bersalah karena menjual masker bedah dengan harga tinggi.

Mereka memberikan harga sebesar Rp 700 ribu untuk 18 potong masker atau Rp 40 ribu per potong masker. Padahal, pemerintah sudah membatasi harga tertinggi untuk sebuah masker adalah seharga RM 1.50 (sekitar Rp 5.000).

Kasus tersebut bermula saat seorang pria yang bernama Hilman membagikan bukti tagihan RS yang membuatnya marah. RS mengenakan biaya RM 201.60 (sekitar Rp 700 ribu) untuk 18 potong masker bedah yang digunakan anaknya selama menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

“Anda menagih saya RM201.60 untuk 18 potong masker bedah? Berarti Anda menagih saya RM 11.20 per potong? Serius?! Di mana etika dan profesionalisme Anda dalam menjalankan bisnis medis?” keluhnya pada akhir pekan lalu.

Pasien RS dipaksa bayar masker bedah dengan harga selangit (Dok World of Buzz)

Kasus itu mendapat perhatian serius dari Departemen Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen Malaysia. Selama sepekan mereka langsung melakukan investigasi terhadap RS tersebut dan dari hasil itu terbukti bahwa RS ini sudah menyalahgunakan aturan.

Selama proses penyeledikan, kementerian mengamankan beberapa dokumen, termasuk masker bedah dengan tiga lapis. RS ini dituntut membayar denda RM 200.000 (sekitar Rp 679 juta).

Jika RS tersebut tidak mampu membayarkan denda tersebut maka RS akan diseret ke pengadilan untuk diadili.

Leave a Comment