Tarinah Meninggal, Peti Mayatnya Kosong, Warga Heboh

Warga Desa Kaliwungu, Balapulang, Kabupaten Tegal, gempar karena adanya peti mayat untuk jenazah Tarinah kosong.

Sebelumnya Tarinah yang sempat dikabarkan meninggalkan rumah selama 12 hari. Dia ditemukan meninggal dunia di Sungai Gondang.

Jasad Tarinah yang  langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal.

Setelah itu, Kepala Desa (Kades) Kaliwungu, Achmad Kusen bersama keluarganya lantas mendatangi RSUD.

Setelah memastikan bahwa jenazah yang ada di RSUD adalah Tarinah, Khuses bersama keluarga langsung mengurus kepulangan mayat korban.

“Setelah pembayaran administrasi beres, saya menyuruh pihak keluarga korban dan sopir mobil siaga ke kamar jenazah diantar satpam rumah sakit,” kata Khusen sebagaimana dilansir laman Radar Tegal, Kamis (30/04/2020).

Keluarga Tarinah langsung mengambil peti mayat dan memasukkannya ke mobil siaga.

Mereka tidak mengecek terlebih dahulu apakah di dalam peti mayat itu terdapat jenazah Tarinah atau tidak.

Jasad yang ada di dalam peti tersebut harus dengan segera dimakamkan karena kondisinya rusak.

Ketika jenazah hendak dimakamkan, Khusen ditelefon oleh personil Polsek Balapulang.

Dia diberitahu bahwa keluarga Tarinah salah mengambil peti jenazah. Warga yang ada di pemakaman pun langsung gempar. Sebab, peti mayat tersebut kosong.

“Warga yang sedang takziah pun bingung,” kata Khusen.

Khusen bersama keluarga Tarinah lantas ke RSUD untuk menukarkan peti jenazah.

“Alhamdulillah pemakaman berjalan lancar,” tambah Khusen.

Salah satu petugas RSUD Dr. Soeselo membenarkan bahwa keluarga Tarinah salah mengambil peti mayat.

Dirinya menjelaskan, saat itu petugas kamar jenazah sedang menyapu halaman luar.

Petugas itu lantas didatangi keluarga Tarinah yang hendak mengambil jenazah.

“Petugas menyuruh keluarga mengambil mayat yang ada di peti jenazah. Ternyata pihak keluarga salah mengambil peti jenazahnya,” kata dia.

Leave a Comment