Terlalu Takut Bunuh Diri, Pebisnis Depresi Ini Sewa Pembunuh Bayaran untuk Bunuh Dirinya Sendiri

beritaindonesiaterkini.net — Seorang pria asal India bernama Gaurav Bansal nekat menyewa pembunuh bayaran hanya untuk membunuh dirinya sendiri. Pasalnya pria ini merasa depresi karena bisnisnya terdampak wabah virus Corona.

Ia sangat ingin bunuh diri tapi dirinya terlalu takut untuk melakukannya sendiri. Ia juga sengaja ingin mengakhiri hidupnya itu agar keluarganya mendapatkan uang asuransi.

Dilansir dari Detik.com, pada Sabtu (20/06/2020) lalu, seorang pembisnis di Delhi, India, Gaurav Bansal, termasuk yang mengalami dampaknya itu. Lockdown membuat usahanya yang membuka toko ransum tak berjalan sampai kesulitan ekonomi dan ingin mengakhiri hidupnya itu.

Semakin lama, Gaurav merasa semakin depresi hingga sangat ingin bunuh diri. Namun disisi lainnya ia juga merasa takut untuk membunuh dirinya itu. Akhirnya pria yang berusia 40 tahun itu meminjam uang sebesar 6 lakh rupee (sekitar Rp 112 juta) untuk menyewa pembunuh bayaran.

Selain tak tahan menderita, Gaurav juga tak ingin keluarganya itu hidup dalam kesusahan. Dirinya itu ingin bunuh diri agar bisa mendapatkan (mengklaim) uang asuransi yang akan diberikan kepada keluarganya itu.

Tak disangka, Gaurav yang nekat melakukan rencana pembunuhan diri itu. Dirinya ditemukan tewas tergantung disebuah pohon pada 10 Juni 2020, lalu. Warga yang sempat mengira jika dirinya melakukan bunuh diri, namun polisi merasa ada yang janggal karena melihat tangannya terikat.

Polisi langsung melakukan penyelidikan karena merasa curiga jika Gaurav adalah korban dari pembunuhan. Polisi yang mengamankan 4 orang terduga pelaku atas Gaurav. Mereka masing-masing berprofesi sebagai pelajar, pemasok sayuran, dan tukang jahit.

“Bansal telah menyewa anak remaja untuk membunuhnya. Bocah tersebut mengajak temannya, Manoj Kumar Yadav, yang kemudian mengajak Suraj dan Sumir Kumar untuk mengeksekusi pekerjaan itu,” kata polisi yang diwakili A Koan, kepada media lokal ANI News Agency.

Seorang pelaku yang mengaku berkenalan dengan Gaurav di media sosial saat diinterogasi. Pelajar itu ditawari Gaurav untuk melakukan pembunuhan atas dirinya itu. Awalnya Gaurav ingin dibunuh dengan cara ditembak mati, namun penjual senjata tak mau menjualnya kepada pelajar. Sampai akhirnya Gaurav yang memilih untuk digantung dipohon.

Menurut keterangan dari pelaku, Gaurav sendiri yang memilih lokasi utnuk eksekusi. Gaurav membeli tali dan datang ke lokasi dimana ia ditemukan tewas tergantung.

Gaurav juga menyiapkan kartu identitas di kantong celananya agar mudah diidentifikasi. Serta dirinya juga mengalihkan panggilan telefon ke nomor adik iparnya.

Mendengarkan kesaksian dari si pelaku, polisi tak percaya begitu saja. Polisi akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkapkan fakta dibalik kematiannya.

Leave a Comment