Tragis! Paket Internet Habis, Pemuda Gantung Diri

beritaindonesiaterkini.net — Sungguh tragis apa yang dialami oleh seorang pemuda di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Dirinya nekat mengakhiri hidupnya itu dengan cara tragis, yakni gantung diri di depan pintu kamarnya. Diduga dirinya itu nekat melakukan tindakan mengerikan itu karena paket internetnya habis. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh ibunya sehabis pulang kerja.

Dilansir dari Antaranews.com, pada Jumat (03/07/2020), pemuda berinisial NS (18) asal Blok Nol, Pekonina, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat ditemukan gantung diri dengan seutas tali di pintu kamarnya.

Jasad NS yang pertama kali ditemukan oleh Harni, ibu kandungnya sekitar pukul 11.50 WIB. Harni waktu itu baru saja pulang kerja di Sungai Sungkai, Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo.

Tragis! Paket Internet Habis untuk Main Game Online, Pemuda di Sumbar Gantung Diri
Tragis! Paket Internet Habis untuk Main Game Online, Pemuda di Sumbar Gantung Diri

Kepala Kepolisian Resor Solok Selatan, AKBP Tedy Purnanto, melalui Kapolsek Sungai Pagu, AKP Elfi Indra di Padang Aro juga telah mengkonfirmasikan hal ini.

“Sampai di rumah, pintu rumah terkunci. Lalu Harni mencoba menelpon NS tapi tidak diangkat. Kemudian berusaha mendobrak pintu. Setelah bisa masuk, NS sudah terkulai dengan tali di leher di depan pintu kamar,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan medis, dipastikan bahwa NS meninggal karena gantung diri. Hal ini dibuktikan dengan beberapa ciri seperti keluar air mani dan feses, lidah terjulur, mulut mengeluarkan darah, serta urat leher yang tegang.

“Dari bukti-bukti yang ditemukan ini kami menyimpulkan bahwa NS meninggal karena gantung diri,” kata AKP Elfi Indra.

Lanjutnya AKP Elfi Indra mengungkapkan bahwa sebelum ditemukannya gantung diri, NS sempat meminta untuk dibelikan paket data internet kepada orangtuanya. Namun, permintaannya yang tak terwujudkan.

“Sebetulnya, ibunya bukannya tak mau membelikan karena agar anaknya itu rajin bekerja. Karena jika sudah main handphone, lupa waktu,” terangnya.

Melihat tragedi mengenaskan ini, AKP Elfi Indra yang berhadap kepada para orangtua untuk membangun kembali komunasi yang baik dengan anak-anaknya. Sehingga hal-hal semacam ini tak akan terjadi lagi dan dapat dibicarakan bersama-sama.

“Semua kebutuhan anak, keperluan anak bisa dikomunikasikan dengan baik. Kami berharap komunikasi antara orangtua dan anak terjaga dengan baik. Tidak sedikit kasus-kasus anak bunuh diri karena kurangnya komunikasi antara orang tua dengan anak,” pungkasnya.

Leave a Comment