Warung Makan Jual Daging Penyu Hijau

beritaindonesiaterkini.net — Polda Bali menangkap terduga pelaku IWK karena telah melakukan aktivitas jual beli daging penyu hijau untuk dihidangkan sebagai menu utama warung makan di wilayah Badung, Bali.

“Pemilik warung kami tangkap atas dugaan tindak pidana menyimpan, memiliki, memperniagakan satwa yang dilindungi oleh Undang-Undang, daging penyu hijau dipotong-potong dalam jumlah besar,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi saat dikonfirmasi di Denpasar, pada Jumat (26/06/2020).

Dirinya mnejelaskan bahwa tepat pada 24 Juni 2020, petugas kepolisian menerima laporan dari masyarakat tentang adanya transaksi jual beli daging penyu hijau dalam jumlah yang besar, sebuah warung makan yang berlamatkan di Jimbaran, Kuta Selatan Kabupaten Badung.

Daging penyu hijau ini diolah menjadi makanan berupa lawar, sate dan juga diperjualbelikan daging mentah yang sudah dicincang. Dari hasil penggeledahan tersebut ditemukannya satu ekor satwa penyu hijau yang sudah di potong.

Kemudian, dalam gudang penyimpanan juga ditemukan 12 ekor satwa penyu hijau yang masih hidup, disiapkan untuk dipotong-potong.

“Petugas kami juga menemukan 12 kampil potongan daging penyu hijau dalam keadaan mati yang disimpan dalam pendingin. Jadi kami langsung berkoordinasi dengan BKSDA untuk dilakukan penitipan satwa-satwa tersebut,” kata Syamsi. 

Adapun rincian barang bukti, berupa 12 ekor satwa penyu hijau yang masih hidup, tujuh potongan tubuh penyu hijau, 20 kampil Daging Penyu yang sudah terpotong-potong, serta alat-alat terkait yang dipakai untuk memotong penyu tersebut.

Atas perbuatannya itu, terduga pelaku dikenakan Pasal 21 ayat 2 huruf a dan b jo pasal 40 ayat 2 atau pasal 40 ayat 4 jo Permen LHK Nomor P. 106 tahun 2018.

“Untuk berapa lama sudah dilakukan transaksi ini, masih dalam penyelidikan petugas secara mendalam,” katanya.

Leave a Comment