Waspada! Residivis Pedofilia Asal AS Ini Kini Berulah di Indonesia

beritaindonesiaterkini.net — Semakin hari semakin marak, kasus pelecehan terhadap anak malah semakin bertambah. Meskipun para pelaku telah dihukum, rupanya predator anak diluar sana masih banyak yang berkeliaran.

Baru-baru ini polisi berhasil mengamankan salah satu pedofil yang diketahui telah menyewa anak dibawah umur. Pelaku alias Russ Albert Medlin dibekuk di kediamannya di kawasan Jalan Brawijaya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Senin (15/06/2020).

  1. Aksi bejatnya direkam
Waspada! Residivis Pedofilia Asal AS Ini Kini Berulah di Indonesia
Waspada! Residivis Pedofilia Asal AS Ini Kini Berulah di Indonesia

Russ Medlin berhasil ditangkap oleh polisi pantaran tersandung kasus prostitusi dengan anak dibawah umur. Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus.

Melansir Kompas.com pada Rabu (17/06/2020), rupanya bukan hanya menyetubuhi korban yang masih dibawah umur, Russ juga suka merekam aksi bejatnya tersebut untuk dijadikan koleksi pribadi. Bahkan dalam beberapa kesempatan, ia meminta bantuan dari anak lain untuk merekam aksinya.

“Pelaku merekam video menggunakan HP pelaku dan meminta bantuan salah satu anak untuk memegang HP pelaku, sementara pelaku melakukan hubungan seksual,” jelas Yusri.

      2. Bersetubuh dengan 3 gadis dibawah umur

Russ berhasil diringkus oleh polisi mengaku bahwa dirinya telah menyewaas jasa PSK di bawah umur. Awalnya warga merasa curiga dengan aktivitas yang dilakukan di rumah Russ, sebab sering ada perempuan muda yang keluar masuk kediamannya.

Dengan bantuan informasi dari warga dan dilakukannya penyelidikan, akhirnya pelaku berhasil ditangkap, ia ditangkap seusai bersetubuh dengan gadis dibawah umur.

“RAM (pelaku) minta dicarikan perempuan yang masih anak dibawah umur kepada tersangka A (anak perempuan, sekitar 20 tahun, WNI) melalui pesan WhatsApp. Kemudian, tersangka A mengenalkan dengan korban atas nama SS yang masih berusia 15 tahun, jelas Yusri”

Setelah kenal dengan SS melalui WhatsApp, Russ kemudian meminta SS untuk datang kerumahnya bersama teman-temannya. Akhirnya, SS mengajak kedua temannya yang berinisial LF dan TR.

“Mereka dijanjikan akan diberikan imbalan uang masing-masing sebesar Rp 2 juta,” imbuh Yusri.

      3. Residivis pedofilia AS

Waspada! Residivis Pedofilia Asal AS Ini Kini Berulah di Indonesia
Waspada! Residivis Pedofilia Asal AS Ini Kini Berulah di Indonesia

Ternyata pencabulan terhadap anak dibawah umur ini bukan menjadi hal pertama kalinya dilakukan oleh Russ. Pria asal Amerika Serikat ini juga diketahui merupakan residivis dalam kasus serupa ketika masih berada disana, saat itu korbannya adalah anak berusia 14 tahun.

“Yang bersangkutan merupakan residivis kasus pelecehan seksual anak dibawah umur di Amerika dan sudah didakwa dua kali pada tahun 2006 dan tahun 2008, dihukum penjara selama 2 tahun oleh Pengadilan Distrik Negara Bagian Nevada,” tambahnya

Bahkan saat melakukan pencabulan di Amerika Serikat, ia juga terbukti merekam aksinya ketika berhubungan badan dengan korban.

      4. Mucikari jadi buron polisi

Waspada! Residivis Pedofilia Asal AS Ini Kini Berulah di Indonesia
Waspada! Residivis Pedofilia Asal AS Ini Kini Berulah di Indonesia

A sebagai mucikari yang menyediakan jasa prostitusi anak dibawah umur kini menjadi burunan polisi. Pihak kepolisian memastikan bahwa mereka akan segera menangkap tersangka.

“Masih ada DPO yang masih kami kejar, inisial A yang menyiapkan anak-anak kecil,”  ungkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Roma Hutajulu pada Selasa (16/06/2020).

      5. Russ buronan FBI

Bukan hanya tersandung kasus prostitusi anak dibawah umur, Russ juga merupakan buronan Federal Bureau of Investigation (FBI).

“Russ seorang buronan Interpol berdasarkan Red Notice-Interpol dengan control number: A-10017/11-2016, pada tanggal 04 November 2016 tentang informasi pencarian buronan Interpol United States yang diterbitkan pada tanggal 10 Desember 2019 dan tercatat tersanka RAM,” jelas Yusri.

Berdasarkan informasi itu, Russ pernah melakukan penipuan investor sebesar 722 juta dollar AS atau dengan menggunakan modus penipuan investasi saham. Pihak Polda Metro Jaya pun akan melakuka koordinasi dengan pihak FBI untuk menangani kasus Russ.

Leave a Comment